Tag Archives: Hobby

Ide Diwaktu Kepepet!

Ngomongin masalah ide itu kayak ngomongin orang kebelet “pups“. Gimana enggak, ide kadang mudah banget keluar dan bisa susah banget keluarinnya (pake bingitss). mereka juga bisa datang tiba-tiba tanpa woro-woro. Jadi gak lebay kalo di ibaratkann dengan orang “pups“. Dan ada tipe orang kalo cari ie diatas kloset (bukan gue!).

Kali ini aku enggak mau bahas masalah “pups” nya sih, tapi masalah Ide itu tadi. Kalian pasti sebel kalo lagi butuh ide tapi malah nothing, dan disaat enggak butuh ide itu berkeliaran kayak nyamuk di selokan. Tapi kalo kalian tipe yang ide briliantnya keluar waktu kepepet, aku bilang kalian Cerdas! kayak Gue ini kadang – kadang.

Ceritanya ini aku sama segerombolan anak boyband asrama mau liburan bersama, udah fix sih tempat yang mau dituju yaitu “Tanjung Papuma!”.

Broo, Tanjung papuma itu bro … Yang dulunya ketua partai Golkar itulohh!?? akbarTanjung (LOL…!)

Foto: Ini nih salah satu viewnya

Baca juga : Pesona Tanjung di Jawa Timur -Papuma

Kembali ke ide lagi yak, ceritanya waktu itu aku dilantik (kayak bupati aje) jadi tim acara, jadi kalo acara liburan garing pati aku di-arak telanjang dada buat dibakar. Jadi ya puter otak deh biar acara kece tapi biaya minim hahaha.

Singkat cerita bingung mau bikin games apaan disana, terus aku nyalain menyan dikamar sama si Udin Jamez (Temen sekamar-cowok paling ganteng sekomplek gue) buat cari ide. Waktupun mepet, akhirnya dengan sedikit polesan akhir waktu “musyawarah bersama” nemu ide gamesnya.

Sebetulnya banyak games pantai yang bisa dipake, tapi karena peraturan perundang-undangan tidak memperbolehkan wanita dan lelaki bersentuhan, jadi piye iki games yang bisa dipake, apalgi keterbatasan dana.

Dan jengjreeennngg! Ini konsepnya :

Setelah persiapan matang, hari yang ditunggupun datang. Kami meluncur dengan menggunakan rocket mercedez (bus pariwisata). Sebelum melucuti pakaian dan berenang, kami bersenang-senang dengan games kece !

(Foto: Nah kan! Kelilipan pasir tuh mata haha

(Foto: hayo gue yang mana tuh?!

(Foto:Ohh Jangan ditiru yak! Hahaha

Sayang games kedua enggak di lakuin, karena sangking asiknya basah – basahan dengan air pantai.

Dari sekian banyak ide yang muncul waktu kepepet, maybe ini bisa mewakili kekreatifan yang sebetulnya ada dalam otak kita semua, bayangin aja otak kita itu diciptakan oleh Tuhan tanpa ada batasan gaesss! Jadi gunakan otak itu dengan tanpa batas, asalkan bukan untuk mencurangi dan mencelakan orang ya, yang ada kalian dipenjara atau dikabar bertelanjang dada sama orang – orang.

Gimana kalau ide kalian games di pantai? share dikomentar

Advertisements

Kamu Pernah Foto Begini?

Aku hidup dikalangan manusia normal yang suka sekali mengabadikan momen yang indah sekalipun momen yang “enggak banget”. Tapi itu hak setiap manusia dimuka bumi ini. Tahun kemarin 2013 di dunia fotografi bahkan disemua social media, semua orang kecanduan upload foto “Selfie”. Dan ternyata Universitas Oxford menganugerahkan kata itu sebagai word of the year.

Aku sih enggak tau darimana asal mula selfie itu dan siapa yang mempopulerkan kata tersebut sehingga menjadi demam dunia (kayak demam Harlem Shake dan Gangnam Style). Kalo kamu amati foto foto selfie tersebut, semuanya mempunyai kesamaan. Yaa, didominasi oleh wajah doang, ya asal enggak sok ganteng dan sok keren atau bibir di manyun-manyunin biar imut, tapi malah amit-amit (Padahal gue pernah gitu juga ).

Diusut usut sih dari artikel yang penah aku baca ternyata Selfie itu awalnya dari Indonesia loh bro, terus tranding topic di Asia dan akhirnya di Inggris jadi booming merembet dah ke penjuru dunia, coba aja cari artikelnya di Nyunyu.com (gak jamin sih itu valid hahaha).

Ngademin cuy!

Berapa senti itu monyong Berapa senti itu moyong?!

DAMN! ngerusak suasana!!

adek gue imut kan?!

Dengan berkembangnya dunia teknologi dan fotografi, sekarang kamu tanpa susah payah aja udah dapat foto yang keren dengan tangan sendiri, banyak banget gadget yang kece, bahkan kamu gak perlu sewa orang. Bawa aja kemana-mana tongkat ajaib (Tongsis-Tongkat Narsis). Pake tongkat ajaib dijamin deh keren apalagi pake tambahan kamera fes eye (baca: bibir dimonyongin), Dijamin juga jidat kamu yang gede bakalan tambah gede!

(pakek tongsis)
Moga aja orangnya gak liat ini foto! Hehe

Keren sih (baca: dengan gaya Cool cuek), gadget kualitas keren dan sedikit trik pengambilan gambar, pasti hasilnya kayak pro deh. Yaa, asal kameramu bukan VGA gaessss, sekalipun motoinnya dengan kayang yang percuma juga. Kamu bahkan enggak perlu bawa kamera DSLR dengan banyak lensa, cukup dengan gadget doang. Jangan kayak aku yang pernah liburan tapi enggak asik karena terlalu banyak bawa gadget, bayangin aja kamu ke pantai bawa Nokiem imut gue, BB (Belum di Bakar), PSP, iPed, iPun (jika giliran gue yang bawa), powerbank, leptop, tongsis, computer, tivi, tape radio, Gilaaaaaak! Sekalian aja bawa Toko elektronik hahaha, Ribet amat deh!

Aku rasa kok jadi ngelantur sih nulisnya, kembali pada “Selfi – Selfie” (Indonesian – English). Tapi sekarang aku senang dengan perkembangan dunia foto, Orang-orang Ngegauull tapi gak alay, bayangin aja kalau kamu foto selfie tapi bikin mata perih (Gilaaa bahasa gue), ya maksutnya gayanya enggak banget. Udah tau enggak banget pake gaya manyun ya tetep aja pakek, atau enggak banget gaya boyband tapi maksain, yang ada kesan Hombreng (homo) Cyin!.

Kamu pernah kan foto selfie?

Kulier Part 1

Gudegnya prasmanan cui!

Makan lagi makan lagi, namanya juga hobi. Ya ini mau bahas waktu kuliner di Jogja. Sebetulnya ke Jogja gak hanya kuliner, tapi ada misi sosial yang harus diselesaikan. Tapi tidak lengkap kalau kita berkunjung ke sebuah kota dan kita tidak mencicipi makanan khasnya. Yaa gudeg!! Yeeyy makanan khas Jogjakarta.

Sebetulnya aku ingin menulis rangkain kabel perjalanan waktu itu. Tapi biarlah itu menjadi travel story saja, ini kan khusus mengupas kuliner. Hahaha,

Singkat cerita, sebelum kami meninggalkan Jogja yang bikin orang betah berlibur berhari hari disini, gak afdol (sumpah udah kayak orang arab kan guekalau gak mampir ke Malioboro.

Kalau ke Jogja dan kalian gak mampir ke Malioboro itu serasa …

Serasa … Serasa gak ke Malioboro. ( yang baca dilarang sebel )

Waktu itu aku lagi rombongan sama teman teman naik bis. Soalnya jumlah kita banyak banget. Kata anak geol alay Jekarte yang berjoget gak jelas di dahsyiat  ” Binyik bingittt ”  ( cara bacanya sampek lidah keluar dari gigi ). Jadi gak ada yang mau bawa helikopter. Nah kan ngelantur tuh nulisnya, back to topik!. Kami parkir bis kami tak jauh dar Bank Indonesia yang deket Malioboro. Dan kami berkeliaran ke pusat Malioboro.

Konon waktu kita melintasi Malioboro yang berjajar penjual makanan, hidung kita pasti berkedip kedip karena aroma makanan yang nyamii!. Dan fix, aku sama beberapa teman mampir di penjual gudeg. Karena semua pada laper banget, akhirnya insting manusia yang kelaparan leluar membabi buta. Disini sistemnya prasmanan, jadi kita bisa ambil sesuka hatinya ( yang penting bayar! ).

Klesotan itu kayak gitu

Setelah puas milih menu yang mau dimakan, kita semua “klesotan” saudara. Wait! Apa itu klesotan, yuhu itu bisa dibilang bahasa jawa guys, artinya duduk beralaskan karpet atau terpal bahkan juga bisa gak pakai alas yang kakinya bisa lurusan, bersila dan apalah itu ( intinya kayak foto diataslah, rempong amat ). Kalau dihitung hitung habisnya sih gak terlalu mahal kok. Namanya aja kuliner. Ada harga ada rasa. Cuman saran aku kalau kuliner jangan pas tanggal tua. *seriusan*.